Tanpa Masalah, Bupati Enthus Tutup Lokalisasi Terbesar di Pantura

Pemerintah kabupaten tegal yang dipimpin oleh Bupati Enthus Susmono, akhir-akhir ini sedang gencar melakukan penutupan 4 lokalisasi terbesar di pantura. Hebatnya, penutupan ini tidak menimbulkan gejolak pro kontra lokalisasi tersebut.

Pemerintah kabupaten Tegal menggandeng Kementerian Sosial dalam penutupan permanen 4 lokalisasi tersebut, (19/5/2017). Lokalisasi atau tempat prostitusi yang ditutup pak Enthus adalah Turunan di Desa Maribaya, Gang Sempit di Desa Kramat, Wandan di Desa Munjungagung Kecamatan Kramat, dan Peleman di Desa Sidaharjo, Kecamatan Suradadi.

Proses penutupan tempat prostitusi ini dibantu puluhan Satpol PP, Polisi, TNI AD, dan TNI AL. Dengan pendekatan yang humanis, sehingga tidak ada pihak yang melawan.

Sebelum dilakukan penutupan, pemkab Tegal sudah memberikan pelatihan terhadap penghuni lokalisasi. Hal menarik lainnya yaitu, Pemerintah Kabupaten Tegal dan Kemensos memberikan bantuan kepada mantan penghuni berupa alat wirausaha dan uang sebesar Rp 5,5 juta. Mantan penghuni lokalisasi dibuatkan rekening bank yang bertujuan agar mereka dapat menabung dan memulai usaha dengan cara halal.

Tanpa Masalah, Bupati Enthus Tutup Lokalisasi Terbesar

Tanpa Masalah, Bupati Enthus Tutup Lokalisasi Terbesar

Pengalaman saya sendiri, jujur saja 60 lokalisasi sudah saya datangi saat akan ditutup. Namun, di Kabupaten Tegal yang paling teduh dan adem ayem. Tidak ada kegaduhan atau gejolak sama sekali. Ini benar-benar luar biasa” kata Direktur Rehabilitasi Sosial Tuna Sosial dan Korban Perdagangan Orang (RSTS KPO) Kementerian Sosial, Sonny W Manalu.

Menurutnya, daerah lain perlu melakukan study banding ke Tegal. Karena hanya kab tegal saja yang bisa melakukan penutupan tempat pelacuran secara damai dan tanpa masalah.

Nanti akan saya jadikan percontohan dan tempat studi banding penanganan prapenutupan lokalisasi,” katanya.

Ia menambahkan juga, kementerian sosial berkomitmen bersama pemerintah kabupaten setempat untuk menutup semua lokalisasi yang ada.

Sampai saat ini sudah 115 tempat lokalisasi sudah kami tutup permanen, sehingga terwujud Indonesia bebas prostitusi pada 2019,” terang Sonny.

Semoga program pemerintah ini dapat berjalan dengan lancar dan tidak ada penyakit kambuhan lagi, agar nantinya tidak ada tempat prostitusi lagi di Indonesia.

Bupati Slentheng

Saya adalah tokoh fiksi yang diciptakan oleh Ki Enthus Susmono selaku dalang paling tenar di Kabupaten Tegal

Info Menarik Lainnya

Info Tegal Slawi Ayu by Slawi Ayu